- Written by: Redaktur
Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifuddin menjadi narasumber bersama Syamsuddin Haris dan Maswadi Rauf dalam diskusi bersama wartawan koordinatoriat MPR/DPR/DPD, dengan tema GBHN: Urgensi dan Relevansi di Masa Reformasi, di ruang presentasi Perpustakaan MPR, senin 18/2/2-2013 jam 13.00.
- Written by: Redaktur
SMAN 3 Kayuagung, SMAN 1 OKU dan SMAN 1 Muara Pinang akhirnya berhasil melaju ke babak final LCC 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Propinsi Sumsel. Hadir pada final ini Ketua MPR, Taufiq Kiemas, wakil ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin,anggota MPR Puan Maharani, Soemintarsih Muntoro, Ahmad Yani dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Asrama Haji Palembang (12/2).
Dalam sambutannya, Alex Noerdin mengatakan bahwa APDB Sumsel tahun ini adalah 6,2 triliun dan diSumsel telah lama dikenal program sekolah gratis dan insyaallah sekolah gratis tidak hanya samapai SMU dan Madrasah Aliyah namun juga sampai Perguruan Tinggi. Gubernur Sumsel juga mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan reward kepada finalis dan pemenang LCC tingkat propinsi Sumsel.
Sementara itu,wakil ketua MPR, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa penyelenggaran cerdas cermat di tahun 2013 ini adalah pelaksanaan tahun keenam dan diharapkan pemahaman empat pilar sebagi modal penting pemahaman kehidupan berbangsa dan bernegara dapat ditegakkan. Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI sebagai konsensus yang harus dijaga dan Bhinneka Tunggal Ika. Lukman Hakim juga mengklarikasi sebagian pendapat yang mempertanyakan mengapa MPR menyosialisasikan 4 pilar dan Pancasila bagi sebagian kalangan merupakan dasar negara tetapi mengapa disebut sebagi satu diantara 4 pilar.
MPR menyadari bahwa bangsa sebesar Indonesia ini dengan segala kemajemukan yang ada hendaknya selalu diikat oleh nilai nilai yang dijalin founding fathers kita. Hal hal mendasar ini yang perlu disosialisasikan dengan istilah yang mudah dipahami oleh masyarakat kita karenanya MPR menggunakan istilah pilar.Dalam KBBI, makna pilar tidak hanya sebagai tiang, namun juga bermakna dasar. Maka tidak salah MPR mengatakan bahwa Pancasila juga sebagai pilar.
Hal yang perlu diklarifikasi, lanjut Lukman adalah kesan bahwa diantara pilar pilar dalam 4 Pilar adalah setara. Pancasila bagaimanapun juga tidak bisa disetarakan dengan UUD NRI tahun 1945. Masing masing memiliki urgensinya sendiri.
Lukman Hakim mengapresiasi pemerintah propinsi Sumsel, Dinas Pendidikan Sumsel atas suksesnya pelaksanaan LCC ini di Palembang.
Selasa, 12/02/2013 14:12
MPR RI
- Written by: Redaktur
Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan sambutan pada upacara pengucapan sumpah anggota MPR pengganti antarwaktu (PAW) Herman Kadir, SH, sebagai Anggota MPR RI, dari Partai Amanat Nasional, Daerah Pemilihan Jambi, menggantikan H. Chairul Naim M Anik, SH.,MM, 11 Februari 2013 di Jakarta.
Kami atas nama Pimpinan dan Anggota Majelis mengucapkan “selamat” kepada Saudara Herman Kadir, SH, yang baru saja mengucapkan sumpah sebagai Anggota MPR RI, dari Partai Amanat Nasional, Daerah Pemilihan Jambi, menggantikan Saudara H. Chairul Naim M Anik, SH.,MM serta ”selamat bergabung” dengan kami di Majelis yang terhormat ini.
