DEPOK - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas memuji gerakan sapu bersih yang dilakukan Menteri Agama baru, Lukman Hakim Syaifuddin.
"Kami optimis dengan Pak Lukman Hakim, bukan hanya mengenal lama, track record beliau tepat sekali. Kami mengapresiasi pilihan Presiden dan percaya Pak Lukman tepat," katanya usai Seminar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI), Rabu (11/06/2014).
Busyro mencontohkan, rencana Lukman membuat sistem uang jamaah haji atas nama rekening jamaahnya. Menurut Busyro, langkah tersebut patut dipuji. Sebab selama ini, sistem nama rekening sudah carut marut.
"Itu menarik sekali. Mulai dari situ saja nanti sistem uang jamaah haji akan aman. Ini tak dilakukan Menag yang lama. Sebelumnya uang jamaah haji atas nama menteri agama, anehnya bisa diambil oleh pegawai yang tak kompeten, bisa diambil pegawai outsorcing. Begitulah rusaknya jaringan," tukasnya.
Busyro mengakui waktu empat bulan yang diberikan, tentu tidak akan cukup untuk membenahi sistem secara keseluruhan. Namun, paling tidak kebijakan sistem yang berjalan baik dapat diteruskan oleh menteri periode selanjutnya.
"Tentu jangan berharap keseluruhan, tapi sektor-sektor mana yang rawan setidaknya sistem dibangun ini legacy-nya pak Lukman untuk Menag nanti. Kalau empat bulan lakukan gebrakan terobosan, siapa tahu nanti diteruskan," ungkapnya.
(ded)
Rabu, 11 Juni 2014 16:14 wib | Marieska Harya Virdhani - Okezone
