Prof KH Saifuddin Zuhri Jaga RI Religius dan Rukun

Jakarta (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berkisah bahwa ketika menjadi menteri agama pada tahun 1962 – 1968, ayahnya ingin menjaga Indonesia sebagai bangsa yang religius dan rukun.

“Ayah saya menteri agama tahun 1962-1968, memperjuangkan Depag saat itu, untuk menjaga bangsa Indonesia yang religius dan rukun,” kenang Menag saat menerima kunjungan dari Majalah Kartini di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (12/9).

Tampak hadir dalam pertemuan ini,  Kepala Pusat Informasi dan Humas Zubaidi dan Dewi Yamina selaku

Ini Kriteria Menag dan Mensos Ideal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jokowi sudah membentuk Tim Transisi untuk menyeleksi daftar kandidat yang layak masuk kainet periode 2014-2019. Peneliti The Habibie Center, Bawono Kumoro mengingatkan, ada dua kementerian yang perlu mendapat perhatian publik, yaitu Kemenag dan Kemensos.

Khusus untuk Kemenag, kata dia, tidak bisa diabaikan bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk. “Kementerian Agama menjadi garda depan dalam memelihara kebhinekaan. Kementerian sosial menjadi tumpuan

Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Semua Agama

Rekam jejak Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lukman Hakim Saifuddin (51 tahun) sebagai menteri agama (menag) dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II terbilang sangat singkat. Dia baru dilantik 9 Juni 2014 untuk menggantikan Suryadharma Ali, yang menjadi tersangka kasus pengurusan ibadah haji.

Meski demikian, Lukman diprediksi sebagai calon terkuat menag dibandingkan dua nama lainnya, yang masuk di dalam bursa menteri usulan rakyat Kabinet Joko Widodo

Canda Lukman Saifuddin Soal Menteri Jokowi

Jakarta - Di sela-sela pembekalan Media Center Haji tahun 2014, Menag Lukman Hakim Saifuddin mendapatkan pertanyaan dari wartawan seputar kemungkinan ditunjuk jadi menteri kabinet Jokowi. Tak mau gede rasa, Lukman malah bercanda.

"Apakah siap melanjutkan tugas untuk periode berikutnya? kalau Pak Jokowi yang nanya saya agak serius menjawabnya," canda Lukman sembari tertawa.

Hal ini disampaikan Lukman saat ditanya wartawan soal kesiapan melanjutkan tugas di kabinet Jokowi. Lukman menjawab pertanyaan wartawan radio swasta

Top