| |
Saturday, 05 January 2019 07:37

gambar apk4Pemilu 2019 adalah pemilu serentak. Pemilu serentak mengagendakan pelaksanaan pemilu legislatif bersamaan hari dan tanggalnya dengan pemilu Presiden. Pada hari pencoblosan, Rabu 17 April tahun 2019, pemilih akan menerima 5 surat suara untuk dicoblos masing-masing sekali di bilik suara. Lima surat suara itu terdiri atas surat suara pemilu anggota DPR RI, surat suara pemilu anggota DPD RI, surat suara pemilu anggota DPRD Provinsi, surat suara pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota, dan surat suara pemilu Presiden-Wakil Presiden.

Untuk mempermudah pemilih dalam menyalurkan aspirasi politiknya di bilik suara, KPU telah memberi tanda warna pada masing-masing surat suara. Untuk Surat Suara Presiden, KPU memberi tanda warna abu-abu, DPD RI warna Merah, DPR-RI warna Kuning, DPRD Provinsi warna biru dan DPRD Kabupaten/Kota warna Hijau. Warna surat suara dimaksud hanya ada dalam halaman depan dan belakang lipatan surat suara pada bagian atas dan bawahnya. Selain masing-masing surat suara berbeda warna, di halaman depan yang berwarna itu juga tertulis surat suara sesuai peruntukannya masing-masing.

Dalam surat suara Presiden, akan ada gambar pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden beserta nomornya, sama seperti surat suara dalam pemilihan kepala daerah seperti Gubernur atau Bupati/Wali Kota. Tetapi dalam surat suara DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, hanya akan ada nama caleg saja sesuai partai dan nomor urutnya. Pemilih cukup mencoblos nama atau nomor caleg yang akan dipilihnya. Mencoblos hanya boleh sekali dengan paku yang disediakan di dalam kolom tulisan nama atau nomor caleg yang akan dipilih.

Sebagai misal pemilih di Dapil Jawa Barat VI (Kota Bekasi dan Kota Depok) akan memilih Bapak Lukman Hakim Saifuddin, calon anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Caranya: setelah menerima lima surat suara pemilih menuju bilik suara, dengan mengucap bismillah, buka surat suara untuk DPR RI yang berwarna kuning, lalu cari partai nomor 10 bergambar Ka'bah, kemudian coblos caleg no. 1, Lukman Hakim Saifuddin. Dengan mengucap bismillah, niat ibadah, pilih ka'bah, insyaallah berkah.

Selanjutnya masukkan ke dalam kotak surat suara sesuai peruntukkannya. KPU sudah menyiapkan lima kotak surat suara. Surat suara untuk Presiden dimasukkan ke dalam kotak surat suara Presiden, Surat suara untuk DPR-RI masukkan ke dalam surat suara DPR-RI dan seterusnya.

 
Monday, 10 February 2014 13:06

Mukernas II PPP telah berlangsung pada tgl 7 - 9 Februari 2014. Dua agenda utama yang menjadi pokok pembahasan adalah: pertama; pemantapan strategi pemenangan PPP dalam Pemilu legislatif, dan kedua; penetapan calon Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014-2019 dari PPP.

Terkait dengan agenda pertama, Mukernas II telah menghasilkan 11 butir kesepakatan yang akan menjadi pedoman dan harus segera dilaksanakan oleh seluruh pengurus, fungsionaris, dan kader PPP di semua jajaran dan jenjang tingkatan dalam perjuangan pemenangan PPP pada Pemilu Legislatif 9 April 2014.

Adapun mengenai agenda kedua terkait dengan penetapan calon Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014-2019 dari PPP, Mukernas II telah menghasilkan 3 butir rumusan.

Berikut keputusan lengkap Mukernas II PPP yang berlangsung tiga hari di Bandung:

 

KEPUTUSAN MUKERNAS II
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN
BANDUNG, 7-9 FEBRUARI 2014
Tentang
PENYUKSESAN PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF

 

1.    Caleg DPR RI dan DPRD (Provinsi & Kabupaten/Kota) dari PPP segera meningkatkan intensitas dan frekuensi untuk turun ke daerah pemilihannya, guna mengintensifkan penggalangan massa pemilih dan pendukung PPP;
2.    DPP, DPW, dan DPC PPP segera merumuskan isu politik (dari isu nasional sampai isu lokal) dan materi kampanye bagi calon aggota legislatif sesuai dengan tingkatannya;
3.    DPP PPP membantu dana saksi di setiap TPS, PPS, PPK , dan di KPUD,  sesuai dengan rekomendasi Muktamar VII, Bandung, 2011, dan Mukernas I PPP, di Kediri, Jawa Timur, 2012. Selain itu, seluruh Caleg dari PPP sesuai dengan tingkatannya harus berkontribusi dalam pembiayaan saksi di TPS, PPS, PPK, dan di KPUD;
4.    DPP PPP segera mempersiapkan materi kampanye melalui media termasuk pemasangan iklan PPP di televisi nasional selama masa kampanye. DPW dan DPC PPP juga mempersiapkan materi kampanye melalui media untuk iklan pada media cetak dan media elektronik di tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota;
5.    DPP PPP segera menyiapkan dan mengirimkan bantuan berupa alat peraga dan atribut kampanye ke DPW,  lalu DPW mengirimkan ke DPC, dan seterusnya;
6.    DPW-DPW PPP diminta melakukan terobosan-terobosan penting untuk pemenangan Pemilu Legislatif, seperti memberikan insentif kepada saksi dan kader pelopor di tingkat bawah, sesuai dengan kesanggupannya masing-masing;
7.    DPP, DPW, dan DPC PPP harus lebih peduli kepada masalah bangsa, terutama terkait penanganan korban bencana alam serta pro aktif untuk menangani penanggulangan bencana tersebut;
8.    DPP, DPW, dan DPC PPP harus memperluas pangsa pasar PPP di luar konstituen tradisionalnya;
9.    DPP PPP segera menyusun mekanisme internal dengan melibatkan LBH dan Departemen Hukum untuk menyelesaikan sengketa hasil perolehan suara antar calon dari PPP, dan menyelesaikannya secara internal, sehingga tidak perlu lagi dibawa ke Mahkamah Konstitusi;
10.    Pengurus PPP di berbagai tingkatannya harus memastikan agar kader dan simpatisan PPP dari pusat sampai pelosok desa masuk dalam daftar pemilih tetap;
11.    DPP dan Fraksi PPP DPR RI diminta untuk mencermati segala regulasi yang terkait dengan pemilu dan memastikan pelaksanaannya di setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu berjalan dengan jujur dan adil.


Ditetapkan di: Bandung
Tanggal: 9 Februari 2014
Waktu:Pukul 00:55 WIB

PIMPINAN SIDANG
KETUA                        SEKRETARIS

LUKMAN HAKIM SAIFUDDIN                     DR. Hj. RENI MARLINAWATY

 

 KEPUTUSAN MUKERNAS II
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN
BANDUNG, 7-9 FEBRUARI 2014
Tentang
CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI
PERIODE 2014 – 2019


1.    Mukernas II Partai Persatuan Pembangunan dengan bulat mengamanatkan kepada kader terbaiknya, Dr. H. Suryadharma Ali, M.Si, untuk menerima penetapan sebagai bakal calon Presiden atau Wakil Presiden RI periode 2014 - 2019.

2.    Mukernas II Partai Persatuan Pembangunan mengikuti dan mencermati dengan saksama berbagai aspirasi rakyat yang berkembang, yang disuarakan para peserta terkait dengan figur kepemimpinan nasional. Sejumlah nama yang muncul, yang kemudian disepakati sebagai putera puteri Indonesia terbaik sesuai dengan rekam jejak mereka masing-masing itu adalah:  Jusuf Kalla, Joko Widodo, M. Din Syamsuddin, Khofifah Indar Parawansa, Isran Noor, dan Jimly Asshiddiqie. Nama-nama tersebut dinilai juga  patut dan pantas dicalonkan sebagai Presiden atau Wakil Presiden RI periode 2014-2019.

3.    Mukernas II Partai Persatuan Pembangunan mengamanatkan kepada Rapat Pimpinan Nasional bersama Ketua Majelis-Majelis dan Mahkamah Partai DPP PPP untuk menetapkan dan mengumumkan pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden RI Periode 2014-2019 setelah pelaksanaan Pemilu Legislatif 9 April 2014.

Ditetapkan di : Bandung
Tanggal: 9 Februari 2014
Waktu:Pukul 00:55 WIB

PIMPINAN SIDANG
KETUA                    SEKRETARIS

LUKMAN HAKIM SAIFUDDIN                     DR. Hj. RENI MARLINAWATY

 
LHS 2012/Harlah PPP ke-39