Jakarta, Aktual.co —   Wakil Ketua MPR RI, Lukman Hakim Saifuddin meminta pemerintah untuk tidak terlalu berlebihan menyikapi akan ada aksi demo tanggal 25 Maret 2013.

"Terlalu berlebihan kalau ada kekawatiran," kata Lukman di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/3).

Ia menyarankan kepada pemerintah untuk menyikapi demo tersebut dengan menangkap spirit yang akan disampaikan.

"Tangkap esensi apa yang mereka sampaikan, yang mereka suarakan, apa yang dipersoalkan, apa yang dikritisi," kata Wakil Ketua Umum PPP itu.

Ditambahkan,  di era demokratis,  demo merupakan sesuatu yang wajar dan bisa asal dilakukan dengan tertib dan tidak menggunakan cara-cara kekerasan, tidak merusak fasilitas umum.

"Demo salah satu hak setiap  kita, hak masyarakat untuk memperjuangan dan ekspresikan aspirasinya," katanya.

Terkait dengan isu kudeta, Lukman menyebutkan,  hanya ada dua kemungkinan.
Pertama, people power dengan menggerakkan masyarakat secara massif dan menyeluruh atau gerakan bersenjata.

"Saya sarankan aparat penegak hukum jangan terpancing dengan pihak ketiga yang mau memancing kerusuhan  itu. Aparat harus profesioanal dalam menangani  demo," ungkapnya.

Aktual.co/22 Mar 2013 18:29:52
Epung Saepudin

Adi Adrian