/ |
Friday, 20 July 2012 07:38

Jakarta - Waketum PPP Lukman Hakim Saifuddin merespon pernyataan Presiden SBY yang meminta menteri sibuk mengurus parpol mundur. Menurut Lukman, SBY sebenarnya bisa langsung mengevaluasi.

"Sebenarnya secara konstitusional Presiden berwenang penuh untuk mempertahankan atau memberhentikan para menteri sebagai pembantu-pembantunya. Presidenlah yang paling berhak mengevaluasi mereka, tetap dipertahankan atau dipecat,"kata Lukman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/7/2012).

Menurut Lukman, SBY sangat halus memberikan peringatan. Namun, tentu semua pihak diharapkan dapat menghormati imbauan SBY, termasuk menteri dari parpol.

"Tapi Presiden kita memang terlalu halus dan kelewat santun. Kepada pembantunya pun dipersilakan untuk mengevaluasi diri mereka sendiri dan memberikan pilihan kepada mereka untuk mengundurkan diri. Semoga para menteri itu tetap berkomitmen tinggi untuk tetap bekerja penuh dalam kabinet hingga 2014,"ungkapnya.

Ketum PPP Suryadharma Ali memang duduk sebagai Menteri Agama. Internal PPP juga mulai mengarahkan Suryadharma untuk kursi capres atau cawapres.

Dinamika politik setelah Ramadan ini dipastikan akan meningkat seiring persiapan parpol menghadapi Pemilu dan Pilpres 2014. Bila ada menteri yang merupakan kader parpol merasa tidak sanggup membagi energinya dengan tugas pemerintahan, Presiden SBY mempersilakan untuk mengundurkan diri secara baik-baik dari KIB II.

"Bagi saudara yang memang tidak bisa membagi waktu dan harus menyukseskan tugas politik parpolnya, saya persilahkan baik-baik untuk mengundurkan diri," ujar SBY dalam pengantar pembukaan rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (19/7/2012).

(van/trq)

Kamis, 19/07/2012 19:06 WIB
Elvan Dany Sutrisno - detikNews

Ideologi PPP

Mengenal Sekilas PPP

14 December 2011

Partai Persatuan Pembagunan (PPP) didirikan tanggal 5 Januari 1973, sebagai hasil fusi empat partai Islam, yaitu Partai Nahdlatul Ulama, Partai Muslim..

Gebyar MPR

Berbagai kegiatan digelar MPR RI dalam upaya pemantapan kehidupan berbangsa dan bernegara, memperkokoh ketahanan nasional di berbagai bidang melalui kegiatan pemasyarakatan Empat Pilar Negara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Binneka Tunggal Ika). Selengkapnya di SINI

Buku ini mengisahkan secara garis besar kehidupan para kiai pendiri dan penggagas organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama. Kisah-kisah yang tersaji di dalam buku ini dapat memberikan gambaran tentang jejak langkah perj..

Galeri Video

Developed by JoomVision.com
Lukman Hakim Saifuddin Wakil Ketua MPR RI / Wakil Ketua Umum DPP PPP