/ |
Monday, 02 July 2012 23:45

Berdasarkan ketentuan Pasal 15 Ayat (1) huruf (e) Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, Pimpinan Majelis ditugasi mengkoordinasikan Anggota MPR untuk  memasyarakatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kepada seluruh komponen bangsa Indonesia. Oleh Pimpinan MPR RI, tugas memasyarakatkan UUD NRI Tahun 1945 ini kemudian disandingkan juga dengan pemasyarakatan pilar utama penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara lainnya, yaitu; Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kegiatan pemasyarakatan ini kemudian lebih dikenal dengan sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Sebagai generasi penerus bangsa mahasiswa mempunyai peran sentral sebagai agen perubahan dan penggerak pembangunan bangsa. Dengan kematangan akademis yang dimiliki, mahasiswa juga dapat menjadi inspirator bagi segenap komponen bangsa dan mempunyai peran yang sangat strategis di dalam membangun budaya sadar berkonstitusi. Hal inilah yang melatarbelakangi penyelenggaraan sosialisasi empat pilar melalui outbond terfokus bagi mahasiswa.

Bertempat di Hotel Orchid Batu Malang Jawa Timur, variasi model Sosialisasi empat pilar dengan menggunakan metode outbond ini dilaksanakan marathon selama 3 hari (29 Juni hingga 1 Juli 2012).

Acara yang melibatkan 100 orang mahasiswa dari 23 Universitas yang tersebar di Jawa Timur, dibuka oleh Pimpinan MPR RI, Lukman Hakim Saifuddin. Dalam sambutannya dinyatakan pemuda sebagai ujung tombak gerak langkah masa depan bangsa, dapat menunjukkan jiwa kepemimpinannya dalam setiap aspek dan sendi kehidupan bangsa. Pemuda Indonesia harus menjadi garda terdepan bagi negaranya. Karena Negara ini membutuhkan pemimpin-pemimpin yang memiliki semangat kebangsaan, toleransi, intelektualitas serta patriotisme. Berkenan hadir pula dalam acara pembukaan yang langsung diisi dengan kegiatan pretest, rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito.

Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan sosialisasi dengan metode outbond, adalah agar bahwa para generasi muda nantinya tidak hanya sekedar memiliki kemampuan secara keilmuan, akan tetapi bertambah kepercayaan dirinya, serta memiliki kreatifitas, sportifitas, serta rasa persaudaraan yang tinggi. Atas dasar mencapai tujuan bersama, motivasi dalam kerjasama kelompok dan sikap pantang menyerah dengan sendirinya akan terbangun karena penyampaian materi empat pilar yang selama ini hanya di dalam ruangan akan terganti dengan kegiatan outbond di alam terbuka.

MPR RI, Sabtu, 30/06/2012 16:51

Ideologi PPP

Mengenal Sekilas PPP

14 December 2011

Partai Persatuan Pembagunan (PPP) didirikan tanggal 5 Januari 1973, sebagai hasil fusi empat partai Islam, yaitu Partai Nahdlatul Ulama, Partai Muslim..

Gebyar MPR

Berbagai kegiatan digelar MPR RI dalam upaya pemantapan kehidupan berbangsa dan bernegara, memperkokoh ketahanan nasional di berbagai bidang melalui kegiatan pemasyarakatan Empat Pilar Negara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Binneka Tunggal Ika). Selengkapnya di SINI

Buku ini mengisahkan secara garis besar kehidupan para kiai pendiri dan penggagas organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama. Kisah-kisah yang tersaji di dalam buku ini dapat memberikan gambaran tentang jejak langkah perj..

Galeri Video

Developed by JoomVision.com
Lukman Hakim Saifuddin Wakil Ketua MPR RI / Wakil Ketua Umum DPP PPP